Lestarikan Budaya Tenun Sidan Dayak Iban Anggota Satgas Yonif 144/JY di PerbatasanSebindang, Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY lestarikan budaya tenun Sidan Dayak iban dusun Mentari desa Sebindang kecamatan Badau kabupaten Kapuas Hulu menggabungkan benang secara memanjang dan melintang, seperti yang dilakukan oleh anggota Satgas melestarikan budaya menenun kain jenis Sidan Warga Dayak.”Dengan melestarikan budaya menenun kain ini terjalin hubungan yang harmonis antar satgas dengan masyarakat yang ada di perbatasan”, ucapannya.Dikatakannya ibu Rini”,tenun ini merupakan ciri khas Dayak iban jenis tenun Sidan,dan dipakai untuk acara adat,belah pinang, nikahan dan acara tolak balak, terimakasih banyak atas kedatangan Bapak Satgas yang mau belajar menenun dan ikut serta melestarikan budaya menenun adat Dayak kami”, pungkasnya.Serda Rizki Hidayat beserta dua rekannya”,Kami sekaligus belajar dan melestarikan budaya menenun kain khas Dayak iban jenis Sidan, harapannya menenun ini harus dilestarikan dan dikembangkan agar kerajinan menenun kain ini tidak punah termakan oleh zaman,”imbuhnya.Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan selalu mengedepankan protokol kesehatan.(Pen Yonif 144/JY).DEMIANUS A

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai