
Pangdam IX/Udayana
Di Wilayah Kodim 1614/Dompu
I. Fakta-Fakta :
A. Pada hari Rabu tanggal 24 Agustus 2022 pukul 08.18 s.d 12.32 WITA, di wilayah Kodim 1614/Dompu telah berlangsung Kunker Pangdam IX/Udayana
(Mayor Jenderal TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M) beserta rombongan dengan agenda kegiatan pengarahan terhadap seluruh Prajurit dan ASN Kodim 1614/Dompu, Peninjauan Pompa Hidram di Desa Karamabura dan Silaturrahmi dengan Pemda Dompu.

B. Adapun rombongan Pangdam IX/Udayana :

- Asintel Kasdam IX/Udayana (Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho)
- Dandenintel Kodam IX/Udy
(Letkol Arh Alexander Achmad) - Kasmin Pangdam IX/Udy
(Mayor Inf Dhavid Nur Hadiansyah)
C. Rangkaian kegiatan :
- Pukul 08.18 WITA Pangdam IX/Udy tiba di Makodim 1614/Dompu disambut oleh Dandim 1614/Dompu Letkol Kav Taufiq, S.Sos, Para Danramil dan PA Staf, Seluruh Prajurit dan ASN Kodim 1614/Dompu, Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Kodim 1614/Dompu beserta pengurus yang berjumlah ± 150 orang. Pada penyambutan Pangdam tersebut diawali dengan Laporan Dandim di pintu gerbang Makodim 1614/Dompu dilanjutkan laporan dari anggota jaga di Pos Jaga, tarian Buja Kadende, jajar kehormatan, tarian Wura Bongi Monca (Beras Kuning) dan nyanyian selamat datang dari seluruh Prajurit dan ASN Kodim 1614/Dompu.
- Pukul 08.25 WITA Pangdam IX/Udy beserta rombongan menuju ruang kerja Dandim 1614/Dompu untuk transit sekaligus menerima paparan singkat dari Dandim.
- Pukul 08.47 WITA Pangdam IX/Udy beserta rombongan menuju tempat acara pengarahan terhadap Prajurit dan ASN Kodim 1614/Dompu di lapangan Upacara Makodim 1614/Dompu. Adapun isi pengarahan Pangdam sebagai berikut :
a. Bahwa Sudah 7 bulan menjadi Pangdam baru sekarang bisa bertatap muka secara langsung dengan Prajurit Kodim 1614/Dompu. Apresiasi terhadap kinerja para Anggota Kodim 1614/Dompu khususnya para Babinsa sebagai garda terdepan di lingkup TNI AD dengan tidak adanya pelanggaran yang serius.
b. Para prajurit Udayana dituntut memiliki integritas dan sebagai prajurit Angkatan Darat harus menjadi bagian untuk memberikan solusi dari setiap persoalan diberbagai bidang kehidupan.
c. Pada tanggal 17 Agustus 2022 Pangdam telah lounching aplikasi E Prajaraksaka. Aplikasi tersebut merupakan bagian penyesuaian era digital 4.0 dihadapkan teknologi yang semakin berkembang. Oleh karenanya para prajurit harus sudah menggunakan HP Android dengan kecepatan internet 4G. Aplikasi tersebut memudahkan untuk membuat laporan secara berjenjang. Comment Centre nya berada di Kodam. Para Prajurit jangan pernah berpikir negatif kalau dengan aplikasi tersebut takut diketahui dimana keberadaannya. Untuk mendapatkan Aplikasi tersebut Pangdam membayar seharga Rp. 500 Juta dan pembayaran servernya telah dilakukan selama 5 tahun kedepan. Tiap tahunnya untuk pembayaran server sebesar Rp. 50 Juta.
d. Meminta kepada Dandim jangan persulit perizinan anggota dan kepada Para Babinsa agar sosialisasikan aplikasi E-Prajaraksaka kepada masyarakat dan bisa didownload oleh masyarakat guna mempermudah pengaduan dan akses informasi secara langsung serta menuntaskan tugas dengan cepat.
e. Jangan melihat orang berjenggot lantas disangka radikal. Lakukan pendekatan terhadap berbagai elemen masyarakat dengan cara baik dan elegan dan jangan sedikit-sedikit dikatakan intoleran. Islam sudah jelas bahwa Agama yang sangat toleran dan jangan mudah mengkafirkan orang. Oleh karenanya sebagai Prajurit Udayana ciptakan kerukunan antar umat beragama dan sadarkan masyarakat yang memiliki fanatisme sempit. Fanatisme terhadap Agama memang harus, karena itu menyangkut hubungan langsung dengan Pencipta, namun bukan fanatisme sempit.
f. Seluruh prajurit Udayana wajib punya rumah pribadi, karena jangan sampai setelah pensiun keleleran dan memiliki masa depan yang lebih baik. Negara tidak menjamin apapun oleh karenanya kita sendiri yang harus siap menjamin kehidupan kita di hari tua.
g. Prajurit Udayana Harus dapat merebut suara hati masyarakat dan sampai saat ini TNI AD masih pada peringkat pertama. Jadilah bagian dari solusi untuk atasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Program Pompa Hidram oleh Pangdam sebelumnya lebih pada air bersih dan sekarang terfokus pada irigasi pertanian. Harapannya menjadi berkah untuk masyarakat dan ladang pahala bagi Pangdam dan seluruh Prajurit Kodam IX/Udy.
h. Menekankan kepada Prajurit Kodim 1614/Dompu agar siapkan anak-anaknya jika ada yang bercita-cita jadi Tentara secara maksimal, mulai dari cekup kesehatan, kemampuan jasmani dan intelegensia, sehingga betul² layak menjadi Prajurit dan lolos dalam seleksi. Selama menjadi Pangdam akan tetap pertahankan dengan nilai murni 75 %, untuk 25 % diberikan ruang untuk anak² Tentara atau titipan dan itupun bisa diperjuangkan selama masih memenuhi syarat.
i. Bahwa tugasnya sebagai Panglima adalah melayani prajurit. Tekankan kepada Dandim bagi anggota yang belum punya rumah agar dicarikan solusi sehingga bisa punya rumah. Hindari pelanggaran sekecil apapun, itu wujud kita sayangi diri, keluarga dan instusi serta wujud syukur kepada - Pukul 09.40 WITA Pangdam IX/Udy selesai memberikan pengarahan kepada Prajurit dan ASN Kodim 1614/Dompu.
- Pukul 09.44 WITA Pangdam IX/Udy beserta rombongan meninggalkan Makodim 1614/Dompu selanjutnya menuju lokasi pembangunan Pompa Hidram Dusun Ndano Duwe Desa Karamabura Kec. Dompu.
- Pukul 10.03 WITA Pangdam IX/Udy beserta rombongan tiba di lokasi pembangunan Pompa Hidram Dusun Ndano Duwe Desa Karamabura Kec. Dompu disambut oleh Camat Dompu (Syahudin Abi, M.Ak), Kades Karamabura (Sdr. Aswan), Toga, Toma dan masyarakat setempat. Adapun susunan acara :
a. Pembukaan
b. Sambutan Camat Dompu Bpk. Syahudin Abi, M.Ak intinya bersyukur dan bangga bisa bertatap muka langsung dengan Bapak Pangdam IX/Udy sekaligus mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Pangdam dan pihak Kodim1614/Dompu yang telah membangun pompa Hydram di Desa Karamabura.
c. Sambutan Pangdam IX/Udy pada intinya mengatakan bahwa dengan pembangunan Pompa Hydram ini adalah wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat sesuai dengan petunjuk dan arahan Bapak KASAD bahwa TNI harus hadir membantu masyarakat di manapun berada dan bertugas. Pihak Kodam IX/Udy telah membangun sebanyak 11 titik Pompa Hydram untuk irigasi pertanian dan 100 titik Pompa Hidram untuk air bersih tersebar di Bali dan Nusra. Dengan adanya Pompa Hydram berharap kepada masyarakat bisa menanam sepanjang tahun. Bahwa Besarnya debit air yang akan di tarik oleh Pompa Hydram di Desa Karamabura sekitar 40 liter/menit dari sungai ke bak penampung dan bisa mengairi lahan sekitar 40 sampai 50 Ha.
Dalam hal ini TNI juga perlu bersinergi dengan pemerintah daerah maupun para pengusaha yang ada di Kodam IX/Udayana dan salah satu wujudnya adalah pompa hydram ini.
d. Pesan dan kesan warga Desa karamabura oleh satu perwakilan warga yang intinya menyampaikan bahwa atas nama masyarakat Desa Karamabura mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada Bapak Pangdam dan pihak Kodim 1614/Dompu atas telah di bangunnya Pompa Hydram untuk mengairi sawah masyarakat. Selaku masyarakat Desa Karamabura terharu dan begitu bangga kepada TNI karena tidak di sangka sangka air yang ada di sungai bisa di angkat ke atas ini hal luar biasa.
e. Bhakti sosial, penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Bapak Pangdam kepada masyarakat.
f. Pangdam IX/Udy beserta rombongan meninjau lokasi pembangunan Pompa Hydram. - Pukul 10.43 WITA Pangdam IX/Udy beserta rombongan meninggalkan lokasi pembangunan Pompa Hidram menuju Pendopo Bupati Dompu.
- Pukul 10.53 WITA Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, SE.,MM beserta rombongan tiba di Pendopo Bupati Dompu dalam rangka melaksanakan Silaturahmi bersama unsur Pemerintah dan Toga dan Tomas Se-Kabupaten Dompu. Hadir dalam penyambutan rombongan Pangdam IX/Udayana, antara lain Bupati Dompu H. Abdul Kader Jaelani,
Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST.,MT., Dandim 1614 Dompu Letkol Kav Taufiq, S.Sos, Ketua DPRD Dompu Andi Bahtiar, A.Md.,Par.,
Wakapolres Dompu Kompol Abdi Mauluddin, S.Sos, Kepala Kejaksaan Negeri Dompu DR. Marlambson Carel Williams, SH.,M.H., Anggota DPR RI,
Sekda Dompu Gatot Gunawan PP, S.KM.,M.Kes, Staf Ahli Bupati Dompu, Asisten Lingkup Sekda Dompu, Pimpinan OPD Kab. Dompu, Komisioner KPU Kab. Dompu, Komisioner Bawaslu Kab. Dompu, Kades Se-Kabupaten Dompu, Toga, Toma dan Topem yang berjumlah ± 130 Orang. Adapun susunan acara :

a. Acara diawali dengan menyanyikan bersama lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
b. Do’a bersama yang dipimpin oleh Bapak Drs. Muhammad Marzuki.
c. Sambutan selamat datang dari Bupati Dompu H. Kader Jaelani, intinya :
1) Ucapan Puja dan Puji syukur senantiasa dipanjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya sehingga semuanya dapat hadir dan bersilaturahim dalam acara kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana.
2) Mengucapankan selamat datang kepada Pangdam IX/Udayana dan rombongan yang telah meluangkan waktunya untuk melakukan kunjungan kerja dan bersilaturahim dengan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Forkopimda dan tokoh masyarakat. Kehadiran Bapak Pangdam beserta rombongan menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah Kab. Dompu dengan Motto “Nggahi Rawi Pahu” guna mempererat sinergitas kerjasama dan kebersamaan keluarga besar Kodam IX/Udayana dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu dengan visi misi mewujudkan masyarakat Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius melalui program unggulan Jara Pasaka (Jagung,porang,padi,sapi dan ikan)
3) Dan perlu diketahui bahwa di sektor pertanian masih menjadi andalan di Kabupaten Dompu karena pembentuk utama PDRB sebesar 45,17% dan sub sektor tanaman pangan merupakan subsektor terbesar 51,84%.
4) Melaporkan bahwa produksi jagung masih menjadi komoditi utama di daerah Dompu dan pada tahun 2001 jumlah total produksi sebesar 317.243 (tiga ratus tujuh belas ribu dua ratus empat tiga) ton dengan harga rata-rata 4.300/Kg dengan nilai hasil produksi sebesar Rp. 1.364.144.900.000 ( satu triliun tiga ratus enam puluh empat miliar seratus empat puluh empat juta sembilan ratus ribu rupiah ) dan nilai ini melebihi jumlah APBD Kabupaten Dompu sebesar Rp.1.208.501.771.299.35.
5) Perusahaan swasta dan BUMN sebagai mitra kerja dan daerah yang beroperasi di Kabupaten Dompu yakni PT. Segar Agro Nusantara kapasitas 20.000 Ton, PT. Sinar Agro kapasitas 40.000 Ton, PT. Subur Mega Perkasa kapasitas 20.000 Ton dan Corn Drying Center (CDC) perum Bulog kapasitas 9000 Ton.
6) Adapun yang menjadi kendala yang dihadapi oleh para petani dalam mengembangkan usaha pertanian yaitu adanya beban bunga KUR, penanaman yang masih tinggi, kelangkaan pupuk bersubsidi,fluktuasi harga dan intensitas penanaman sangat tergantung pada musim hujan.

d. Sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E.,M.M. yang intinya :
1) Sangat bangga atas sambutan dari pemerintah daerah serta masyarakat kabupaten Dompu yang begitu tinggi nilai nilai kebersamaan dan silaturahmi nya.
2) Bahwa kehadirannya di daerah Kabupaten Dompu ini yaitu mau melihat langsung Prajurit-Prajurit Kodim 1614/Dompu sekaligus memberi semangat berbuat terbaik untuk masyarakat kabupaten Dompu.
3) Kodam IX/Udayana memiliki cakupan wilayah 3 Provinsi yaitu mulai dari Bali sampai NTT sehingga dalam kepemimpinannya selaku Pangdam IX/Udayana akan berkunjung semua ke Kodim-Kodim jajaran.
4) Sangat bangga dengan Bapak Bupati Dompu beserta FKPD lainnya yang begitu baik tingkat komunikasi nya sehingga pembangunan daerah tetap berjalan sesuai harapan masyarakat.
5) Kalau kita melihat krisis pangan untuk daerah kita masih sangat jauh dibandingkan dengan negara luar negeri yang sampai saat ini masih ada yang mengalami krisis, untuk itu kita patut bersyukur tinggal di Negara Indonesia yang memiliki jiwa petarung untuk membangun Negara ini.
6) Bahwa Kodam IX/Udayana khususnya Kodim 1614/Dompu sedikit demi sedikit bisa melakukan untuk membantu masyarakat Kabupaten Dompu terbukti melihat kegembiraan masyarakat sangat tinggi karena sumber air sudah dekat.
e. Penyerahan Plakat dari Pemerintah Kab. Dompu oleh Bupati Dompu dan Wakil Bupati Dompu kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E.,M.M. dilanjutkan sesi foto bersama.
f. Pukul 11.53 WITA rangkaian kegiatan selesai dengan aman dan lancar.
- Pukul 12.32 WITA Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, SE.,MM beserta rombongan meninggalkan Pendopo Bupati Dompu selanjutnya menuju lokasi Pompa Hydram di Desa Monggo Kec. Madapangga Kab. Bima.
Hendrik Pieter.
Tinggalkan komentar