
Ampara Sultra : Mengapresiasi Bupati Wakatobi Yang Telah Berhasil Melahirkan Satu Janda Dari Hasil Nikah Sirih ASN Di Desa Patipelong, Kec. Tomia Timur Kab. Wakatobi
WAKATOBI//Kilatnusantara – Pahitnya yang di rasakan seorang ibu yang bernama Nurhayati dimana menanfkahi anak nya dari hasil perjuangannya malah di selingkuhkan oleh sang suami yang bernama Safiun sebagai lurah patipelong kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi. Yang parahnya lagi Safiun nikah siri langsung dengan seorang guru honorer yang ada di salah satu sekolah dasar desa Tomia timur.
Diketahui Nurhayati adalah seorang kepala Sekolah Menengah Pertama yang ada di wakatobi , Nurhayati juga di kenal sebagai penulis buku , namun mirisnya Pemda wakatobi tidak mampu menyelesaikan persoalan dari Nurhayati yang di selingkuhkan oleh suami sah nya. 8/9/2022
Sama halnya yang di katakan salah satu orator dari Ampara Sultra, Armin membeberkan bahwa bupati Wakatobi di duga sebagai penistaan perempuan, pasalnya bahwa bupati wakatobi selaku pejabat pembina kepegawaian daerah sudah melanggar PP RI No 94 tahun 2021.
” Menyikapi persoalan ini harusnya bupati Wakatobi menyikapi PP No 94 tahun 2021 tentang disiplin pegawai negeri sipil. Parahnya lagi persoalan perempuan, Ibu Nurhayati selaku korban tidak ada perhatian sama sekali oleh pemerintah daerah khususnya bupati Wakatobi, pasalnya perempuan harus di junjung tinggi dan di hormati namun ini terbalik malah justru di lecehkan oleh bupati Wakatobi. Ungkap Armin 8/9/2022
Di Tambahkan Orator dari Ampara Sultra Filman, membeberkan bahwa aspresiasi kepada Bupati wakatobi yang telah melahirkan satu orang yang berstatus janda dari hasil pernikahan sirih Safiun yang di biarkan dan masih di Lantik oleh bupati wakatobi sebagai Lurah Patipelong tepat bulan Januari 2022.
Lanjutnya- Yang parah nya lagi , kita sudah ketahui bahwa lurah patipelong sudah di laporkan sebelum di adakan pelantikan , sangat miris bupati wakatobi masih melakukan pelantikan terhadap Safiun yang di nilai melanggar aturan KASN. Ungkapnya 8/9/2022
Toding K. Ambo Enre
Tinggalkan komentar