Pecah Perang Kelompok Terjadi Di Pasar Youtefa Jayapura,

Pecah Perang Kelompok Terjadi Di Pasar Youtefa Jayapura,

Situasi di Jalan Pasar Youtefa tepatnya sekitar SMKN 5 tadi malam (22/9) sempat ricuh, dimana terjadi aksi saling lempar batu hingga warga mengeluarkan panah dan parang, akibatnya dua orang warga terluka.

Seorang warga yang namanya enggan dikorankan menyampaikan, ricuh antara warga sekitar Pasar Yaoutefa dengan penghuni Asrama Kinaonak dipicu dugaan seorang pemuda penghuni Asrama yang memukul perempuan.“

Sore hari, ada seorang perempuan dipukul penghuni asrama yang saat itu pelaku dalam kondisi mabuk di sekitar Pasar Youtefa.

Warga yang melihat kejadian itu langsung balik memukul pelaku,”kata Warga yang namanya enggan dikorankan. Lanjutnya menjelaskan, usai dipukul, pelaku langsung lari menuju asrama untuk mengadu kepada teman temannya.

Hingga akhirnya pada malam hari sekira pukul 20.30 WIT terjadi keributan. “Saling serang batu dan sempat mereka (penghuni asrama-red) mengeluarkan panah, akibatnya dua orang terluka akibat kena lemparan batu dan dipukul,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua KSS Kota Jayapura yang juga anggota DPRD Kota Jayapura Junaidi Rahim menyebut pertikaian antara warganya dengan penghuni Asrama Kinaonak berawal dari sewa rental mobil. “Mau sewa mobil namun tidak ada kecocokan antara yang mau menyewa sama pemilik mobil, akhirnya cekcok dan terjadi keributan,” kata Junaidi kepada salah satu awak media yang berada di lokasi.

Adapun beberapa porsenil gabungan yang menenangkan langsung warga terutama masyarakat KSS. “Detailnya saya belum tahu yang penting warga tenang dulu,” sambungnya.

Menurutnya sudah sering insiden kecil terjadi di Jalan Pasar Youtefa. Sehingga itu, Jumat (23/9) hari ini akan dilakukan pertemuan di Kantor Polsek Abepura antara,”

Kepala Suku setempat dan Ketua Asrama Kinaonak untuk mencari jalan keluar dari persoalan yang ada. “Pertikaian sering terjadi di tempat ini, sehingga itu perlu duduk bersama membahas untuk jangka panjang,” ucapnya.”

Ia juga mengimbau warga terutama warga KSS bisa menahan diri dan tidak melakukan gerakan tambahan yang memicu terganggunya Kamtibmas di Kota Jayapura.”

Sementara itu, Kapolsek Abepura menyampaikan pertikaian antara warga akibat orang mabuk. “Mereka cekcok lalu baku lempar batu, sehingga anggota Polsek Abepura datang langsung  mengamankan lokasi agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek yang turut berada di lapangan.”

Kapolsek menjelaskan warga dari Asrama Kinaonak sudah dipulangkan, bahkan teman teman dari Asrama datang memarahi temannya yang mabuk pemicu keributan tersebut”.

Sebenarnya tadi sudah masuk ke asrama, namun mereka keluar lagi dan menganggu pengguna jalan yang melintas dengan melempar batu. Sehingga, masyarakat yang ada di sekitar lokasi marah hingga mengejar orang yang melempar batu hingga ke Asrama Kinaonak,” terangnya.

Hendrik P. Yakub

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai